Cegah Pembobolan ATM, Polsek Belitang II Perketat Pengamanan di Desa Sumber Jaya

Cegah Pembobolan ATM, Polsek Belitang II Perketat Pengamanan di Desa Sumber Jaya

OKU TIMUR – Konsistensi dalam menjaga keamanan objek vital terus ditingkatkan oleh jajaran Polsek Belitang II. Pada Rabu pagi (09/04/2026), personel kepolisian melaksanakan patroli dialogis di pusat keramaian dan perbankan guna mengantisipasi tindak kriminalitas.

​Patroli kali ini menyasar area ATM BRI yang berlokasi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Belitang II. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.35 WIB tersebut dipimpin oleh Aipda Khairil Fikri bersama personel piket fungsi lainnya.

Fokus Keamanan Nasabah dan Transaksi

​Kehadiran petugas di lokasi bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada nasabah yang sedang melakukan transaksi keuangan. Selain memantau situasi sekitar, petugas juga melakukan pengecekan terhadap kondisi mesin ATM dan CCTV untuk memastikan tidak ada alat mencurigakan (skimming) yang terpasang.

​”Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengambil uang dalam jumlah besar agar selalu waspada. Jangan ragu untuk meminta pengawalan kepolisian jika merasa memerlukan keamanan ekstra,” ujar Aipda Khairil Fikri saat memberikan edukasi kepada warga.

Pesan Kamtibmas kepada Satpam

​Selain kepada nasabah, petugas patroli juga berkoordinasi dengan petugas keamanan (Satpam) bank. Beberapa poin yang ditekankan antara lain:

  • Kewaspadaan Lingkungan: Meminta Satpam untuk selalu memantau gerak-gerik orang yang mencurigakan di sekitar area parkir dan mesin ATM.
  • Respon Cepat: Segera menghubungi pihak Polsek Belitang II jika ditemukan adanya potensi gangguan keamanan.
  • Patuhi SOP: Memastikan seluruh sistem pengamanan berfungsi dengan baik selama jam operasional maupun saat jam rawan.

​Hingga patroli berakhir, situasi di ATM BRI Desa Sumber Jaya dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Langkah preventif ini diharapkan dapat menutup celah bagi para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya di wilayah hukum Polsek Belitang II.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *