Wujudkan Kamtibmas, Aipda Aan Afprianto Beri Edukasi Bahaya Kenakalan Remaja

OKU TIMUR – Kepolisian Sektor (Polsek) Belitang II terus berupaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif melalui kegiatan sambang tokoh pemuda dan remaja. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi meningkatnya angka kenakalan remaja di wilayah hukum Polsek Belitang II.

​Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu pagi (19/04/2026) pukul 10.05 WIB, bertempat di Desa Tegal Besar, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur.

Sentuhan Humanis Polri

​Kegiatan sambang dipimpin oleh Aipda Aan Afprianto bersama personel piket fungsi. Dalam suasana santai dan dialogis, petugas menghampiri sekelompok remaja yang tengah berkumpul untuk memberikan edukasi mengenai dampak buruk kenakalan remaja, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga tawuran.

​”Remaja adalah masa depan bangsa. Kami hadir di sini untuk mengingatkan adik-adik agar tidak salah langkah dalam bergaul. Hindari kegiatan yang merugikan diri sendiri dan keluarga, seperti narkoba atau aksi premanisme,” ujar Aipda Aan Afprianto di hadapan para remaja.

Ajak Remaja Jadi Pelopor Kebaikan

​Selain memberikan peringatan, personel Polsek Belitang II juga mengajak para pemuda untuk menjadi agen perubahan di desa mereka. Remaja diharapkan mampu membantu kepolisian dalam menjaga ketertiban dengan memberikan informasi jika melihat adanya potensi gangguan keamanan.

​Kapolsek Belitang II menekankan bahwa pendekatan dari hati ke hati jauh lebih efektif dalam merangkul kaum muda. Dengan seringnya polisi hadir di tengah mereka, diharapkan jarak antara aparat dan masyarakat semakin tipis sehingga pesan-pesan Kamtibmas lebih mudah diterima.

​Kegiatan yang berlangsung di pagi hari tersebut berjalan dengan tertib. Para remaja menyambut baik kehadiran petugas dan berkomitmen untuk menjauhi segala bentuk tindakan yang melanggar hukum. Hingga personel meninggalkan lokasi, situasi di Desa Tegal Besar terpantau aman dan kondusif.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *