
OKU TIMUR – Jajaran Polres OKU Timur melalui Polsek Belitang II terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di wilayah hukumnya. Meski hingga saat ini situasi terpantau aman dan nihil kejadian bencana, upaya pencegahan (mitigasi) terus dilakukan secara intensif.
Pada Jumat (17/04/2026), mulai pukul 06.00 WIB hingga petang, tiga personel Polsek Belitang II yang dipimpin oleh AIPDA Khairil Fikri, bersama BRIPKA Hardianto dan BRIGADIR Redy Eko Irawan, melaksanakan rangkaian kegiatan penanggulangan bencana di lapangan.
Fokus Mitigasi di Titik Rawan
Kapolres OKU Timur dalam laporannya menyampaikan bahwa fokus kegiatan kali ini mencakup pemasangan rambu-rambu peringatan serta pengecekan fisik lokasi rawan.
”Kami telah memasang rambu-rambu di titik jalan yang mengalami longsor serta memasang spanduk imbauan penanggulangan bencana di lokasi strategis. Ini penting agar masyarakat lebih waspada saat melintas,” jelas pihak Polsek Belitang II melalui laporan resmi kepada Kapolda Sumsel.
Pencegahan dan Edukasi Masyarakat
Selain pemasangan rambu, personel di lapangan juga melakukan tindakan preventif, di antaranya:
- Pengecekan Aliran Sungai: Memantau langsung debit air sungai, terutama aliran yang mengarah ke pemukiman untuk mengantisipasi bahaya banjir.
- Himbauan Waspada: Memberikan edukasi langsung kepada warga agar selalu memantau kenaikan debit air Sungai Komering.
- Koordinasi Lintas Sektor: Memperkuat komunikasi dengan instansi terkait guna memastikan kesiapan jika terjadi situasi darurat.
Situasi Kondusif
Hingga laporan ini diturunkan, Polsek Belitang II mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian harta benda akibat bencana alam (Nihil). Kegiatan sambang dan bimbingan penyuluhan (Binluh) kepada masyarakat terus dijalankan untuk memastikan warga memahami langkah-langkah darurat yang harus diambil.
”Upaya mitigasi ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, sekaligus memastikan bahwa kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas utama,” tutup laporan tersebut.